TIBA-TIBA saja musik Slank berubah. Kalau biasanya lagu anak-anak
Gang Potlot itu asyik buat jingkrak-jingkrak, sekarang bikin kepala
bergoyang-goyang. Sembilan DJ dari Independent3 telah merombak 13 lagu
Slank menjadi musik dugem.
Album bertajuk Slank Party-Nonstop Disco DJ Remix itu, berisi lagu
lama, yaitu Virus, Orkes Sakit Hati, Bang Bang Tut, Jurus Tandur, Pulau
Biru, Balikin, Seperti Para Koruptor, H.A.M. Burger, Terlalu Manis,
Kalo Aku Jadi Presiden, Ku Tak Bisa, Slank Dance dan Kamu Harus Pulang.
Sentuhan musik dugemnya dikerjakan oleh DJ Lotuz, DJ August, DJ Telly,
DJ Rudhy’z, DJ Jackerss, DJ Imam, DJ Abow, DJ A Soen dan DJ Angga.
“Kami melihat perkembangan musik dance di sini sangat pesat. Jadi
kami mengeluarkan album ini karena kepingin tahu sejauh mana
ketertarikan masyarakat,” kata Kaka, vokalis Slank.
Ide membuat album ini datang dari Amir Independenc3, sejak tiga tahun
lalu. Amir yang sering singgah di bar dan kafe-kafe, melihat home band
di tempat-tempat tersebut kerap mendapat request lagu Slank.”Akhirnya
saya ajak DJ-DJ menggarap album ini,” terang Amir.
Personel Slank juga penasaran untuk mengetahui jika lagu mereka diolah menjadi musik dugem.
“Kita penasaran seperti apa hasilnya lagu-lagu itu setelah di-remix. Ternyata tetap asyik. Rocknya tetap ada. Jadi, mau dibalut musik apa pun, rasa Slank tetap ada,” kata Kaka.
“Kita penasaran seperti apa hasilnya lagu-lagu itu setelah di-remix. Ternyata tetap asyik. Rocknya tetap ada. Jadi, mau dibalut musik apa pun, rasa Slank tetap ada,” kata Kaka.
Bagaimana dengan Slankers (penggemar Slank), apakah juga suka?
“Nggak ada masalah. Karena Slankers itu kolektor. Jadi, apa pun jenis
musik Slank, mereka suka. Dan area pasar kami bertambah, masuk ke
diskotek, bar dan kafe,” jawabnya.
“Jadi, kalau sekarang gue masuk ke diskotek, gue bisa narsis, karena lagu gue diputar,” timpal Bimbim, drummer. (Anggara/B)
Disadur dari : Poskota





0 komentar:
Posting Komentar